KeuanganMateri Terbaru

Bimtek Kapasitas Kinerja Aparatur Pemerintah Bagi Bendahara SKPD dan Pengelolaan Akuntansi di SKPD

Bimtek Kapasitas Kinerja Aparatur Pemerintah Bagi Bendahara SKPD dan Pengelolaan Akuntansi di SKPD Tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) merupakan tuntutan fundamental dalam era reformasi birokrasi, di mana akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan publik menjadi indikator utama keberhasilan. Di tingkat pemerintah daerah, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) adalah ujung tombak pelaksanaan anggaran dan program pembangunan. Oleh karena itu, kualitas pengelolaan keuangan di SKPD sangat menentukan Opini atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) secara keseluruhan, yang idealnya adalah Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Untuk mencapai standar akuntabilitas yang tinggi ini, dua peran sentral dalam struktur SKPD memegang kunci penting: Bendahara SKPD dan aparatur yang bertanggung jawab atas Pengelolaan Akuntansi.

Bendahara, baik Bendahara Penerimaan maupun Bendahara Pengeluaran, adalah garda terdepan dalam penatausahaan uang/kas daerah. Tugas mereka meliputi penerimaan, penyimpanan, penatausahaan, pengeluaran, dan pertanggungjawaban kas yang harus dilakukan dengan ketelitian, integritas, dan kepatuhan yang tinggi terhadap regulasi. Di sisi lain, fungsi Pengelolaan Akuntansi bertanggung jawab untuk mencatat, mengklasifikasikan, mengikhtisarkan, dan menyajikan seluruh transaksi keuangan SKPD ke dalam laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), termasuk adopsi sistem akuntansi berbasis akrual.

Kompleksitas yang dihadapi aparatur ini terus meningkat. Peraturan perundang-undangan di bidang keuangan daerah terus diperbarui, menuntut adaptasi yang cepat. Implementasi sistem informasi terintegrasi seperti Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) membutuhkan tidak hanya pemahaman regulasi, tetapi juga penguasaan teknologi. Jika Bendahara dan staf akuntansi memiliki keterbatasan dalam kompetensi, baik dari sisi pemahaman regulasi, keterampilan teknis akuntansi, maupun penguasaan sistem teknologi, maka risiko terjadinya kesalahan pencatatan, keterlambatan pelaporan, hingga temuan audit BPK akan meningkat tajam. Kondisi ini dapat merusak kredibilitas SKPD dan berdampak negatif pada kinerja keuangan daerah secara keseluruhan.

Mengingat peran krusial dan tantangan yang ada, peningkatan kapasitas kinerja aparatur pemerintah bagi Bendahara SKPD dan pengelola Akuntansi bukan lagi sekadar program pelatihan pelengkap, melainkan sebuah kebutuhan esensial dan investasi strategis bagi pemerintah daerah. Peningkatan kapasitas ini bertujuan untuk menutup kesenjangan kompetensi, menyamakan pemahaman terhadap regulasi terbaru, dan membekali mereka dengan keterampilan praktis untuk menjalankan tugas secara efisien dan akuntabel. Dengan kapasitas kinerja yang memadai, diharapkan Bendahara dan tim akuntansi dapat menghasilkan laporan keuangan yang andal, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Dengan ini kami akan mengadakan bimtek dengan tema : Kapasitas Kinerja Aparatur Pemerintah Bagi Bendahara SKPD dan Pengelolaan Akuntansi di SKPD akan dilaksanakan pada :

Berikut tanggal dan lokasi kegiatan yang kami sediakan

Silahkan pilih tempat dan waktunya, jadwal bisa anda lihat dibawah ini :

Jadwal Dan Lokasi Kegiatan

TANGGALLOKASI KEGIATAN
Senin - Selasa
05 - 06 Januari 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Selasa - Rabu
13 - 14 Januari 2026
Rabu - Kamis
21 - 22 Januari 2026
Senin - Selasa
26 - 27 Januari 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Kamis - Jumat
05 - 06 Februari 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Jumat - Sabtu
13 - 14 Februari 2026
Rabu - Kamis
18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis
25 - 26 Februari 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Kamis - Jumat
05 - 06 Maret 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Jumat - Sabtu
13 - 14 Maret 2026
Senin - Selasa
16 - 17 Maret 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Rabu - Kamis
08 - 09 April 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Rabu - Kamis
15 - 16 April 2026
Jumat - Sabtu
24 - 25 April 2026
Selasa - Rabu
28 - 29 April 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Rabu - Kamis
06 - 07 Mei 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Senin - Selasa
11 - 12 Mei 2026
Kamis - Jumat
21 - 22 Mei 2026
Jumat - Sabtu
29 - 30 Mei 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Selasa - Rabu
02 - 03 Juni 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Selasa - Rabu
09 - 10 Juni 2026
Rabu - Kamis
17 - 18 Juni 2026
Senin - Selasa
22 - 23 Juni 2026
Biaya Dan Fasilitas Yang Di Dapat Peserta
Kegiatan ini diselenggarakan secara swadana ke masing-masing peserta/SKPD dengan biaya sebagai berikut :
Rp,- 5.000.000,- (Lima juta rupiah) / Peserta menginap
Rp,- 4.000.000,- (Empat juta rupiah) / Peserta tidak menginap


DENGAN FASILITAS YANG AKAN DITERIMA OLEH PESERTA, Sebagai berikut:
– Pelatihan selama 2 hari / materi sampai selesai
– Peserta menginap (twin-share)
– Seminar kit
– Tas ransel exclusive
– Sertifikat pelatihan
– Coffee break, lunch dan dinner (selama kegiatan berlangsung)
– Antar jemput bandara peserta group minimal 5 orang (peserta wajib konfirmasi)
– Request peserta di luar jadwal yang tidak tercantum di website, minimal 10 peserta
– Konfirmasi pendaftaran peserta selambat-lambatnya H-7
– Daftarkan segera, tempat terbatas

Konfirmasi pendaftaran dapat menghubungi :

 


Biaya waktu dan tempat yang tercantum sewaktu-waktu dapat berubah. Terima kasih

Jika anda ingin mengikuti sesuai dengan agenda jadwal yang telah kami buat maka silahkan langsung saja konfirmasi dengan kami. Atau jika ada saran lain mengenai waktu dan tempat maka bisa di diskusikan dengan team kami.

Kesimpulan

Kapasitas kinerja aparatur pemerintah, khususnya Bendahara SKPD dan pengelola Akuntansi, adalah fondasi utama bagi terciptanya akuntabilitas keuangan daerah. Bendahara sebagai pengelola kas dan tim akuntansi sebagai pencatat transaksi harus memiliki kompetensi yang unggul, integritas yang tinggi, dan adaptasi yang cepat terhadap perkembangan regulasi dan teknologi. Dengan strategi peningkatan kapasitas yang terencana dan berkelanjutan melalui diklat, penguasaan teknologi (SIPD), dan penguatan pengawasan internal pemerintah daerah dapat memastikan bahwa pengelolaan keuangan di SKPD berjalan efektif, efisien, dan akuntabel, yang pada akhirnya akan mendukung perolehan Opini WTP dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *