Materi TerbaruPemerintahan

Bimtek Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)

Bimtek Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perencanaan pembangunan merupakan jantung dari tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya di tingkat daerah. Dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang menganut prinsip otonomi daerah, kemampuan pemerintah daerah (Pemda) untuk merencanakan, mengorganisasi, melaksanakan, dan mengawasi pembangunan secara mandiri menjadi sangat krusial. Dokumen perencanaan adalah peta jalan yang mengarahkan sumber daya daerah baik manusia, finansial, maupun alam menuju visi dan sasaran pembangunan yang telah ditetapkan. Di antara berbagai dokumen perencanaan, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) menempati posisi yang unik dan strategis, berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan visi jangka menengah (RPJMD) dengan aksi tahunan yang konkret.

Pembuatan RKPD tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Ia harus didasarkan pada kerangka hukum dan metodologi yang ketat untuk memastikan bahwa hasil akhirnya efektif, efisien, akuntabel, dan berkesinambungan. Di sinilah peran Pedoman Penyusunan RKPD menjadi vital. Pedoman ini adalah panduan operasional yang menjamin keselarasan antara perencanaan di tingkat pusat dan daerah, serta antar sektor di tingkat daerah itu sendiri. Untuk memahami betul Pedoman Penyusunan RKPD, kita perlu menempatkannya dalam konteks Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. SPPN, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang, menetapkan hierarki dokumen perencanaan.

RKPD adalah instrumen utama untuk menterjemahkan tujuan 5 tahunan (RPJMD) ke dalam program dan kegiatan yang memiliki alokasi anggaran dan target capaian yang spesifik dalam satu tahun fiskal. Dengan demikian, Pedoman Penyusunan RKPD tidak hanya mengatur aspek teknis penyusunan, tetapi juga menegaskan koherensi vertikal dan horizontal dalam perencanaan pembangunan. Koherensi Vertikal berarti RKPD harus selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) di tingkat nasional dan RPJMD di tingkat daerah. Koherensi Horizontal berarti adanya keterpaduan antara program yang disusun oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak terjadi tumpang tindih atau benturan kepentingan.

Pedoman Penyusunan RKPD merupakan produk regulasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Regulasi ini biasanya berupa Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang terbit secara berkala, menyesuaikan dengan dinamika kebijakan nasional, terutama setelah penetapan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) oleh Pemerintah Pusat. Dokumen pedoman ini secara eksplisit mengatur tentang tahapan, tata cara, format, dan muatan yang harus ada dalam RKPD. Ia menjadi titik tolak wajib bagi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan seluruh OPD dalam memulai siklus perencanaan tahunan. Dengan ini kami akan mengadakan bimtek dengan tema : Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), akan dilaksanakan pada :

Berikut tanggal dan lokasi kegiatan yang kami sediakan

Silahkan pilih tempat dan waktunya, jadwal bisa anda lihat dibawah ini :

Jadwal Dan Lokasi Kegiatan

TANGGALLOKASI KEGIATAN
Senin - Selasa
05 - 06 Januari 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Selasa - Rabu
13 - 14 Januari 2026
Rabu - Kamis
21 - 22 Januari 2026
Senin - Selasa
26 - 27 Januari 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Kamis - Jumat
05 - 06 Februari 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Jumat - Sabtu
13 - 14 Februari 2026
Rabu - Kamis
18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis
25 - 26 Februari 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Kamis - Jumat
05 - 06 Maret 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Jumat - Sabtu
13 - 14 Maret 2026
Senin - Selasa
16 - 17 Maret 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Rabu - Kamis
08 - 09 April 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Rabu - Kamis
15 - 16 April 2026
Jumat - Sabtu
24 - 25 April 2026
Selasa - Rabu
28 - 29 April 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Rabu - Kamis
06 - 07 Mei 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Senin - Selasa
11 - 12 Mei 2026
Kamis - Jumat
21 - 22 Mei 2026
Jumat - Sabtu
29 - 30 Mei 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Selasa - Rabu
02 - 03 Juni 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Selasa - Rabu
09 - 10 Juni 2026
Rabu - Kamis
17 - 18 Juni 2026
Senin - Selasa
22 - 23 Juni 2026
Biaya Dan Fasilitas Yang Di Dapat Peserta
Kegiatan ini diselenggarakan secara swadana ke masing-masing peserta/SKPD dengan biaya sebagai berikut :
Rp,- 5.000.000,- (Lima juta rupiah) / Peserta menginap
Rp,- 4.000.000,- (Empat juta rupiah) / Peserta tidak menginap


DENGAN FASILITAS YANG AKAN DITERIMA OLEH PESERTA, Sebagai berikut:
- Pelatihan selama 2 hari / materi sampai selesai
- Peserta menginap (twin-share)
- Seminar kit
- Tas ransel exclusive
- Sertifikat pelatihan
- Coffee break, lunch dan dinner (selama kegiatan berlangsung)
- Antar jemput bandara peserta group minimal 5 orang (peserta wajib konfirmasi)
- Request peserta di luar jadwal yang tidak tercantum di website, minimal 10 peserta
- Konfirmasi pendaftaran peserta selambat-lambatnya H-7
- Daftarkan segera, tempat terbatas

Konfirmasi pendaftaran dapat menghubungi :

 


Biaya waktu dan tempat yang tercantum sewaktu-waktu dapat berubah. Terima kasih

Jika anda ingin mengikuti sesuai dengan agenda jadwal yang telah kami buat maka silahkan langsung saja konfirmasi dengan kami. Atau jika ada saran lain mengenai waktu dan tempat maka bisa di diskusikan dengan team kami.

Penutup: RKPD sebagai Alat Transformasi Pembangunan

Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) bukanlah sekadar dokumen administratif, melainkan sebuah instrumen manajemen kinerja publik dan transformasi pembangunan. Kualitas RKPD sangat menentukan apakah pembangunan daerah akan berjalan secara terarah, efektif, dan mampu menjawab tantangan serta kebutuhan riil masyarakat. Dengan adanya pedoman ini, Pemda didorong untuk menyusun rencana yang berorientasi pada hasil ( outcome-oriented ), bukan sekadar berorientasi pada proses ( activity-oriented ). Keberhasilan dalam mengikuti dan mengimplementasikan pedoman ini akan tercermin pada peningkatan kualitas pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam terhadap Pedoman Penyusunan RKPD adalah prasyarat mutlak bagi setiap aparatur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses perencanaan pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *