KesehatanMateri Terbaru

Bimtek Perencanaan Dan Perhitungan Kebutuhan SDM Kesehatan Berbasis ABK Kesehatan

Bimtek Perencanaan Dan Perhitungan Kebutuhan SDM Kesehatan Berbasis ABK Kesehatan Dengan Menggunakan Aplikasi RENBUT Sistem kesehatan yang efektif dan berdaya saing tinggi tidak dapat dilepaskan dari peran krusial Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDM Kesehatan) yang kompeten, memadai, dan terdistribusi secara merata. Di Indonesia, perencanaan SDM Kesehatan merupakan sebuah isu multidimensi yang selalu menantang. Kekurangan, kelebihan, atau ketidaksesuaian jenis dan kualifikasi tenaga kesehatan di berbagai fasilitas pelayanan, mulai dari Puskesmas hingga Rumah Sakit, menjadi hambatan utama dalam mewujudkan akses dan mutu pelayanan kesehatan yang prima bagi seluruh masyarakat. Perencanaan yang akurat dan berbasis kebutuhan nyata di lapangan adalah kunci untuk mengatasi disparitas ini.

Tanpa perencanaan yang matang, berbagai upaya rekrutmen, penempatan, dan pengembangan SDM Kesehatan akan cenderung tidak tepat sasaran, berujung pada pemborosan sumber daya dan yang lebih penting, penurunan kualitas pelayanan. Dalam konteks ini, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah mengambil langkah strategis dengan memperkenalkan metodologi terstruktur dan dukungan teknologi informasi, salah satunya melalui konsep Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK Kesehatan) yang diimplementasikan dalam Aplikasi Rencana Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan (RENBUT). Ini bertujuan untuk memberikan panduan komprehensif mengenai pentingnya perencanaan dan perhitungan kebutuhan SDM Kesehatan, khususnya yang berfokus pada pendekatan ABK Kesehatan dan peranan transformatif Aplikasi RENBUT dalam memfasilitasi proses krusial ini.

Secara historis, perencanaan kebutuhan SDM Kesehatan seringkali didasarkan pada metode yang lebih sederhana, seperti rasio terhadap jumlah penduduk atau standar minimal ketenagaan. Meskipun metode tersebut masih relevan sebagai indikator awal, ia sering kali gagal menangkap kompleksitas operasional dan variasi beban kerja aktual di masing-masing fasilitas kesehatan (Fasyankes). Setiap Fasyankes memiliki karakteristik unik: mulai dari tipe dan kelas layanan, cakupan wilayah, hingga pola penyakit dan demografi pasien. Sebuah Puskesmas di wilayah perkotaan padat tentu memiliki beban kerja yang berbeda dengan Puskesmas di daerah terpencil dengan akses terbatas.

Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah metode yang mampu mengukur kebutuhan tenaga secara rinci berdasarkan aktivitas dan waktu yang dihabiskan untuk melaksanakan tugas pokok. Di sinilah Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK Kesehatan) hadir sebagai solusi metodologis yang lebih presisi. ABK Kesehatan adalah metode perencanaan kebutuhan SDM Kesehatan yang berlandaskan pada pengukuran beban kerja riil pada setiap jenis dan jenjang jabatan. Pendekatan ini menganalisis seluruh tugas dan fungsi yang harus dilakukan oleh seorang petugas kesehatan, kemudian menghitung waktu standar yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap kegiatan tersebut. Dengan ini kami akan mengadakan bimtek dengan tema : Perencanaan Dan Perhitungan Kebutuhan SDM Kesehatan Berbasis ABK Kesehatan Dengan Menggunakan Aplikasi RENBUT (Rencana Kebutuhan Tenaga Kesehatan) akan dilaksanakan pada :

Berikut tanggal dan lokasi kegiatan yang kami sediakan

Silahkan pilih tempat dan waktunya, jadwal bisa anda lihat dibawah ini :

Jadwal Dan Lokasi Kegiatan

TANGGALLOKASI KEGIATAN
Senin - Selasa
05 - 06 Januari 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Selasa - Rabu
13 - 14 Januari 2026
Rabu - Kamis
21 - 22 Januari 2026
Senin - Selasa
26 - 27 Januari 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Kamis - Jumat
05 - 06 Februari 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Jumat - Sabtu
13 - 14 Februari 2026
Rabu - Kamis
18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis
25 - 26 Februari 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Kamis - Jumat
05 - 06 Maret 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Jumat - Sabtu
13 - 14 Maret 2026
Senin - Selasa
16 - 17 Maret 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Rabu - Kamis
08 - 09 April 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Rabu - Kamis
15 - 16 April 2026
Jumat - Sabtu
24 - 25 April 2026
Selasa - Rabu
28 - 29 April 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Rabu - Kamis
06 - 07 Mei 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Senin - Selasa
11 - 12 Mei 2026
Kamis - Jumat
21 - 22 Mei 2026
Jumat - Sabtu
29 - 30 Mei 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Selasa - Rabu
02 - 03 Juni 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Selasa - Rabu
09 - 10 Juni 2026
Rabu - Kamis
17 - 18 Juni 2026
Senin - Selasa
22 - 23 Juni 2026
Biaya Dan Fasilitas Yang Di Dapat Peserta
Kegiatan ini diselenggarakan secara swadana ke masing-masing peserta/SKPD dengan biaya sebagai berikut :
Rp,- 5.000.000,- (Lima juta rupiah) / Peserta menginap
Rp,- 4.000.000,- (Empat juta rupiah) / Peserta tidak menginap


DENGAN FASILITAS YANG AKAN DITERIMA OLEH PESERTA, Sebagai berikut:
– Pelatihan selama 2 hari / materi sampai selesai
– Peserta menginap (twin-share)
– Seminar kit
– Tas ransel exclusive
– Sertifikat pelatihan
– Coffee break, lunch dan dinner (selama kegiatan berlangsung)
– Antar jemput bandara peserta group minimal 5 orang (peserta wajib konfirmasi)
– Request peserta di luar jadwal yang tidak tercantum di website, minimal 10 peserta
– Konfirmasi pendaftaran peserta selambat-lambatnya H-7
– Daftarkan segera, tempat terbatas

Konfirmasi pendaftaran dapat menghubungi :

 


Biaya waktu dan tempat yang tercantum sewaktu-waktu dapat berubah. Terima kasih

Jika anda ingin mengikuti sesuai dengan agenda jadwal yang telah kami buat maka silahkan langsung saja konfirmasi dengan kami. Atau jika ada saran lain mengenai waktu dan tempat maka bisa di diskusikan dengan team kami.

Kesimpulan

Perencanaan dan perhitungan kebutuhan SDM Kesehatan bukan lagi sekadar kegiatan administrasi tahunan, melainkan sebuah proses strategis yang menuntut akurasi dan dukungan teknologi. Kombinasi metodologi Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK Kesehatan) yang berbasis evidence dengan platform digital Aplikasi RENBUT telah menyediakan fondasi yang kokoh untuk sistem perencanaan SDM Kesehatan yang lebih efektif di Indonesia. RENBUT menjadi jembatan yang menghubungkan kebutuhan riil di garda terdepan pelayanan (Fasyankes) dengan kebijakan makro di tingkat pusat. Dengan pemanfaatan optimal dari aplikasi ini, diharapkan masalah kekurangan dan ketidakmerataan SDM Kesehatan dapat diatasi secara bertahap dan terukur. Pada akhirnya, upaya ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun sistem kesehatan yang lebih kuat, tangguh, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas tinggi kepada seluruh rakyat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *