Barang Dan JasaMateri Terbaru

Bimtek Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang Dan Jasa

Bimtek Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang Dan Jasa, PBJP merupakan salah satu pilar krusial dalam mekanisme belanja negara. Di Indonesia, setiap tahunnya, triliunan rupiah anggaran negara dialokasikan untuk membeli barang, menyewa jasa, atau membiayai proyek pembangunan, mulai dari pengadaan alat tulis kantor, sistem teknologi informasi, hingga pembangunan infrastruktur berskala besar seperti jalan, jembatan, dan rumah sakit. Proses ini bukan sekadar transaksi jual beli biasa, melainkan sebuah instrumen strategis untuk mencapai tujuan pembangunan nasional, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Namun, di balik perannya yang strategis, proses PBJP juga dikenal memiliki kompleksitas tinggi dan risiko yang besar. Potensi inefisiensi, pemborosan, hingga praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) kerap mengintai.

Oleh karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang profesional, kompeten, dan berintegritas tinggi untuk mengelola seluruh siklus pengadaan, mulai dari perencanaan hingga serah terima hasil pekerjaan. Pemerintah Indonesia, melalui berbagai regulasi, terus berupaya memperkuat sistem PBJP. Salah satu upaya fundamental dalam mewujudkan tata kelola pengadaan yang baik (Good Procurement Governance) adalah dengan mentransformasi dan memprofesionalkan pelaku pengadaan, yang kemudian terwujud dalam pembentukan Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa (JF PPBJ). Secara resmi, Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa, disingkat JF PPBJ, adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh untuk melaksanakan kegiatan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Jabatan ini diatur secara spesifik, salah satunya melalui Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) dan Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN). JF PPBJ merupakan jabatan fungsional kategori keahlian, yang menunjukkan bahwa pejabatnya harus memiliki dasar pendidikan yang memadai (minimal Sarjana/Diploma IV) dan penguasaan kompetensi teknis di bidang PBJP. JF PPBJ berkedudukan sebagai pelaksana teknis fungsional di bidang pengadaan barang/jasa pada Instansi Pemerintah, baik di Kementerian, Lembaga, maupun Pemerintah Daerah. Kedudukan ini menandakan adanya pergeseran paradigma. Sebelumnya, tugas pengadaan seringkali diemban oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditunjuk secara ad-hoc atau sebagai tugas tambahan, yang berpotensi kurang fokus dan tidak memiliki jenjang karier spesifik di bidang pengadaan.

Dengan adanya JF PPBJ, bidang pengadaan telah diangkat menjadi profesi karier yang terstruktur bagi ASN. Hal ini bertujuan untuk menciptakan spesialisasi dan kontinuitas pengetahuan serta pengalaman di bidang PBJP. Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa, dengan demikian, bukan sekadar urusan administrasi kepegawaian, tetapi merupakan fondasi profesionalisme yang menentukan kualitas belanja negara dan pada akhirnya, menentukan capaian pembangunan nasional. Dengan ini kami akan mengadakan bimtek dengan tema : Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang Dan Jasa, akan dilaksanakan pada :

Berikut tanggal dan lokasi kegiatan yang kami sediakan

Silahkan pilih tempat dan waktunya, jadwal bisa anda lihat dibawah ini :

Jadwal Dan Lokasi Kegiatan

TANGGALLOKASI KEGIATAN
Senin - Selasa
05 - 06 Januari 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Selasa - Rabu
13 - 14 Januari 2026
Rabu - Kamis
21 - 22 Januari 2026
Senin - Selasa
26 - 27 Januari 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Kamis - Jumat
05 - 06 Februari 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Jumat - Sabtu
13 - 14 Februari 2026
Rabu - Kamis
18 - 19 Februari 2026
Rabu - Kamis
25 - 26 Februari 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Kamis - Jumat
05 - 06 Maret 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Jumat - Sabtu
13 - 14 Maret 2026
Senin - Selasa
16 - 17 Maret 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Rabu - Kamis
08 - 09 April 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Rabu - Kamis
15 - 16 April 2026
Jumat - Sabtu
24 - 25 April 2026
Selasa - Rabu
28 - 29 April 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Rabu - Kamis
06 - 07 Mei 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Senin - Selasa
11 - 12 Mei 2026
Kamis - Jumat
21 - 22 Mei 2026
Jumat - Sabtu
29 - 30 Mei 2026
TANGGALLOKASI KEGIATAN
Selasa - Rabu
02 - 03 Juni 2026

  • Hotel Orchard Jayakarta Jakarta

  • Hotel Abadi Malioboro Jogja

  • Hotel Pacific Palace Batam

  • Hotel Central Park Bali

  • Hotel Golden Flower Bandung

  • Hotel Ibis City Center Makassar

  • Hotel Quest Surabaya

  • Hotel Montana Premier Senggigi Lombok

  • Hotel acsent Malang

  • Hotel Ibis Semarang

  • Hotel Santika Radial Palembang

  • Hotel Arte Bandar Lampung

Selasa - Rabu
09 - 10 Juni 2026
Rabu - Kamis
17 - 18 Juni 2026
Senin - Selasa
22 - 23 Juni 2026
Biaya Dan Fasilitas Yang Di Dapat Peserta
Kegiatan ini diselenggarakan secara swadana ke masing-masing peserta/SKPD dengan biaya sebagai berikut :
Rp,- 5.000.000,- (Lima juta rupiah) / Peserta menginap
Rp,- 4.000.000,- (Empat juta rupiah) / Peserta tidak menginap


DENGAN FASILITAS YANG AKAN DITERIMA OLEH PESERTA, Sebagai berikut:
- Pelatihan selama 2 hari / materi sampai selesai
- Peserta menginap (twin-share)
- Seminar kit
- Tas ransel exclusive
- Sertifikat pelatihan
- Coffee break, lunch dan dinner (selama kegiatan berlangsung)
- Antar jemput bandara peserta group minimal 5 orang (peserta wajib konfirmasi)
- Request peserta di luar jadwal yang tidak tercantum di website, minimal 10 peserta
- Konfirmasi pendaftaran peserta selambat-lambatnya H-7
- Daftarkan segera, tempat terbatas

Konfirmasi pendaftaran dapat menghubungi :

 


Biaya waktu dan tempat yang tercantum sewaktu-waktu dapat berubah. Terima kasih

Jika anda ingin mengikuti sesuai dengan agenda jadwal yang telah kami buat maka silahkan langsung saja konfirmasi dengan kami. Atau jika ada saran lain mengenai waktu dan tempat maka bisa di diskusikan dengan team kami.

Penutupan

Meskipun telah terbentuk, implementasi JF PPBJ masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, antara lain: pertama, masalah pemenuhan kebutuhan jumlah PPBJ yang kompeten di seluruh instansi; kedua, tantangan untuk secara konsisten mempertahankan dan meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan fungsional; dan ketiga, persepsi masyarakat dan internal birokrasi mengenai peran strategis jabatan ini yang masih perlu ditingkatkan. Namun, prospek JF PPBJ sangat cerah. Dukungan penuh dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan regulasi yang terus diperbarui menjamin bahwa JF PPBJ akan menjadi motor penggerak utama reformasi PBJP. Dengan semakin kompleksnya tuntutan akan pengadaan yang cepat, akuntabel, dan berbasis teknologi (misalnya melalui e-procurement dan e-katalog), peran JF PPBJ sebagai ahli strategis dan pelaksana teknis yang profesional akan semakin vital dan dihargai. c dan efisiensi pengadaan yang dikelola oleh para pejabat fungsional ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *